Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Puisi

Seikat Harapan dalam Langkah

×

Seikat Harapan dalam Langkah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Hai, Putri Kecil…
Berapa lama manusia mampu bertahan?
Berapa lama manusia mampu berjalan?
Berapa lama manusia menikmati jabatan?

Tidak ada yang tahu
Kapan Pencipta menyeru
Tuk kembali ke pangkuan
Sembari memuliakan

Example 300x600

Aku hanya risau
Tak akan bisa melihatmu
Dengan segala canda tawamu
Yang terurai rindu

Dengarlah, Nak…
Ingatlah nasihatku
Juga petuahku
Dalam setiap langkahmu

Ada harapan dalam langkah
Ada bara niat dalam bismillah
Ada keyakinan dalam amanah
Pastikan, kau akan selalu merekah

Kau bak permata mulia
Yang begitu berharga
Hadirmu menjadi pelipur lara
Untuk semesta raya

Jangan sampai kau terlena
Dengan dunia fatamorgana
Hidupmu hanya sementara
Rakitlah menjadi luar biasa

Planet NUFO, 23 Februari 2025

Oleh: Siti Nafidzatun Naylia, Siswa SMA Negeri 1 Sulang, Santri-Murid Planet Nufo Rembang

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

Enam-lima, bukan hanya angka Bukan pula cerita belaka…

Puisi

Diskresi Tersibak gelora badai hingga menabrak wajah dengan penuh canggung. Kau pun langsung terdiam dibawa bisu oleh sumpah tempat kau bertanya sepenggal kisah Rentetan perjalanan mengelabui makna. Kisah yang semestinya berbahagia di waktu-waktu silam, tapi kau masih saja meronta-ronta seperti kesetanan “Maka, ilhamilah saat kau bersanding,rebahlah jika lelah bersandar, renungkan walau hidup bersendu, tangiskan jika hendak berduka” Di situ kau akan temukan istibdad; berkuasa dalam egosentris, untuk menilai diri sendiri dan menitikkan pikiran atas segala perbuatan-perbuatan dulu yang telah tawar Jika masih begitu dan selamanya engkau tidak berkebyaran dalam gelap. Sinar-sinar hati perlahan redup—gelap menguasai tindakan itu di atas kesalahan Ibarat relung dan jeluk ke bawah tanah; yang kian bertambah silap, yang kian menjadi jati diri namun kewalahan  2025 …

Puisi

Oleh: Atena Hekmata Mellatena, Santri-Murid SMP Alam Nurul…

Puisi

Oleh: Abdul Jazid Al Ghifari, Santri-Murid Kelas XII…

Puisi

​ Oleh: Seleno Juno ​Jangan biarkan pijarnya redup,…