Rangkapanjaya, PikiranBangsa.co — Generasi Z Rangkapanjaya menegaskan kesiapannya mengambil peran strategis dalam pembangunan kepemudaan desa. Melalui proses pemilihan yang berlangsung demokratis, M. Hilmi Zuhdi resmi terpilih sebagai Ketua Karang Taruna Rangkapanjaya. Kemenangan ini menjadi penanda penting lahirnya kepemimpinan pemuda digital-native yang siap mendorong inovasi, kolaborasi, dan kemajuan desa berbasis partisipasi generasi muda.
Proses pemilihan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari kalangan pemuda. Partisipasi aktif tersebut mencerminkan semangat Generasi Z yang tidak lagi hanya menjadi pelengkap dalam ruang-ruang organisasi, tetapi tampil sebagai aktor utama perubahan. Terpilihnya Hilmi Zuhdi dinilai sebagai representasi kepercayaan pemuda Rangkapanjaya terhadap kepemimpinan yang adaptif, visioner, dan responsif terhadap tantangan zaman.
Dengan latar belakang aktivisme digital serta pengalaman berorganisasi, Hilmi Zuhdi memperoleh dukungan mayoritas berkat visi dan gagasan programatik yang ditawarkan. Ia mengusung agenda penguatan kapasitas pemuda melalui pelatihan keterampilan digital, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan, serta pemberdayaan ekonomi warga berbasis potensi lokal. Program-program tersebut diarahkan untuk menjadikan Karang Taruna tidak hanya sebagai wadah kegiatan sosial, tetapi juga sebagai motor penggerak pembangunan desa yang relevan dengan kebutuhan masa kini.
Lurah Rangkapanjaya, Agus Ryan, menyambut positif terpilihnya M. Hilmi Zuhdi sebagai Ketua Karang Taruna. Menurutnya, kepemimpinan generasi muda merupakan aset penting dalam memperkuat pembangunan kepemudaan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika sosial.
“Generasi Z seperti Hilmi adalah harapan baru bagi pembangunan kepemudaan di Rangkapanjaya. Mereka memahami tren digital, terbiasa dengan kolaborasi, dan memiliki keberanian untuk berinovasi. Kami mendukung penuh agar Karang Taruna Rangkapanjaya dapat berkembang menjadi organisasi kepemudaan yang modern dan menjadi contoh bagi desa-desa lain,” ujar Agus Ryan.
Dukungan pemerintah desa tersebut menjadi modal sosial penting bagi keberlanjutan program Karang Taruna ke depan. Sinergi antara pemuda dan pemerintah desa diharapkan mampu melahirkan kebijakan serta kegiatan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sebagai Ketua Karang Taruna terpilih, M. Hilmi Zuhdi menegaskan komitmennya untuk menjadikan Karang Taruna sebagai ruang tumbuh bersama bagi pemuda Rangkapanjaya. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem kepemudaan yang inovatif, inklusif, dan berkelanjutan.
“Generasi Z Rangkapanjaya siap mengambil alih tongkat estafet pembangunan. Kami ingin Karang Taruna menjadi rumah besar bagi ide-ide kreatif pemuda, mulai dari pelatihan keterampilan digital, penguatan ekonomi kreatif, hingga aksi sosial yang berdampak nyata. Rangkapanjaya harus maju bersama anak mudanya,” tegas Hilmi.
Dengan kepemimpinan baru ini, Karang Taruna Rangkapanjaya diharapkan mampu bertransformasi menjadi organisasi kepemudaan yang tidak hanya aktif secara kegiatan, tetapi juga strategis dalam menjawab tantangan pembangunan desa di era digital. Terpilihnya M. Hilmi Zuhdi menjadi simbol optimisme bahwa peran pemuda, khususnya Generasi Z, semakin sentral dalam menentukan arah masa depan Rangkapanjaya.
Pewarta: Adipatra Kenaro Wicaksana


















