Oleh: Aruna Fajria, Santri-Murid Kelas X Pesantren-Sekolah Alam Planet Nufo Rembang asal Pekalongan
Ada satu hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dengan redaksi, “Dua kenikmatan, kebanyakan manusia tertipu pada keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” Yang menjelaskan bahwasanya manusia sering kali terlena bahkan menyia-nyiakan nikmat Kesehatan dan waktu luang. Pada zaman modern ini, kedua nikmat ini sering sekali diremehkan oleh manusia, terutama nikmat kesehatan. Banyak orang yang baru menyadari pentingnya kesehatan setelah tubuhnya mulai terserang penyakit.
Salah satu bentuk kelalaian terhadap nikmat kesehatan adalah tidak menjaga pola makan dengan baik. Kebanyakan orang lebih menyukai makanan cepat saji yang tidak sehat seperti snack kemasan, mie instan, daging olahan, minuman manis dan bersoda yang mengandung banyak lemak (jenuh dan trans), tinggi kalori, gula dan garam, namun rendah nutrisi esensial seperti serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh.
Selain itu, sering kali makanan-makanan tersebut mengandung bahan tambahan pangan seperti pengawet, penyedap rasa, dan zat perwarna untuk menjadikan makanan tersebut terlihat lebih menarik. Tanpa kita sadari, semua bahan tambahan pangan tersebut tidak baik di konsumsi terus menerus tanpa henti, di tambah lagi jika kita tidak meimbanginya dengan makanan bergizi.
Ada banyak dampak yang akan terjadi jika meremehkan Pentingnya Menjaga pola makan dengan baik. Dampak bagi Kesehatan antara lain:
jangka pendek:
– Peningkatan gula darah
– tekanan darah
– peradangan
– rasa Lelah
– sulit berkonsentrasi
jangka panjang:
– peningkatan risiko obesitas
– diabetes type 2
– penyakit jantung
– stroke
Selain berbagai dampak kesehatan tersebut, pola makan yang buruk juga dapat mempengaruhi kondisi mental seseorang. Kekurangan nutrisi penting seperti zat besi, vitamin B kompleks, dan asam lemak omega-3 dapat menyebabkan seseorang mudah merasa lelah, cemas, bahkan mengalami gangguan suasana hati seperti stres dan depresi. Tubuh dan pikiran saling berkaitan, sehingga ketika asupan makanan tidak seimbang, fungsi otak pun dapat terganggu.
Oleh karena itu, menjaga pola makan dengan baik sangatlah penting. Beberapa cara yang dapat dilakukan antara lain dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yakni sayur-sayuran, buah-buahan, sumber protein seperti ikan, telur, tahu, tempe, juga karbohidrat kompleks seperti nasi merah, roti gandum, kentang. Selain itu, mengatur waktu makan secara teratur, memperbanyak minum air putih, serta mengurangi konsumsi makanan cepat saji dan minuman manis juga merupakan langkah sederhana namun efektif untuk menjaga kesehatan tubuh.
Pentingnya menjaga pola dengan baik juga dapat berdampak baik pada tubuh kita. Dampak baik bagi Kesehatan antara lain:
jangka pendek:
-peningkatan fokus dan energi
-Gerakan lebih tangkas dan cepat
jangka Panjang:
– pencegahan penyakit kronis
– menjaga berat badan stabil
– kualitas hidup yang lebih baik
Selain menjaga pola makan dengan baik sejak dini, tak lupa kita pun perlu berolahraga, cukup rutinitas sederhana seperti jalan pagi, senam ringan, atau bersepeda sudah cukup untuk membuat tubuh lebih bugar. minum air putih yang cukup, minimal 2 liter sehari. Mengatur waktu istirahat dengan seimbang, Tidur yang cukup pun juga tak kalah penting, karena disaat itulah tubuh memperbaiki sel-sel yang lelah setelah beraktivitas.
Menjaga pola makan bukan hanya untuk menghindari penyakit, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kesehatan yang Allah berikan. Dengan tubuh yang sehat, kita dapat beribadah dengan khusyuk, belajar dengan baik, dan beraktivitas dengan penuh semangat. Seperti pesan dalam hadits Nabi, jangan sampai kita termasuk orang yang tertipu dengan nikmat kesehatan dan waktu luang. Jagalah kesehatan sejak dini dengan menerapkan pola makan yang baik dan seimbang, karena menjaga lebih baik daripada mengobati.














