Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Bola

Garuda Juara! Indonesia Akhiri Penantian 35 Tahun di FIFA ASEAN Cup 2026

×

Garuda Juara! Indonesia Akhiri Penantian 35 Tahun di FIFA ASEAN Cup 2026

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Pikiranbangsa.co, JAKARTA – Penantian panjang sepak bola Indonesia akhirnya berakhir. Timnas Indonesia berhasil merebut gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menundukkan Thailand melalui drama adu penalti pada laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (5/10/2026) malam.

Indonesia menang 4-2 dalam adu penalti setelah kedua tim bermain imbang 2-2 hingga babak tambahan waktu. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Skuad Garuda menjadi juara pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup.

Example 300x600

Laga final berlangsung penuh drama. Indonesia membuka keunggulan melalui Dean James pada menit ke-84. Namun, keunggulan itu hanya bertahan beberapa menit setelah Iklas Sanron menyamakan kedudukan untuk Thailand pada menit ke-87.

Pertandingan semakin menegangkan ketika memasuki babak tambahan. Thailand kembali mencetak gol melalui Peeradol Chamratsamee pada menit ke-111. Indonesia tidak menyerah. Elkan Baggott mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-116 dan membuat skor kembali menjadi 2-2.

Hasil imbang tersebut memaksa pertandingan ditentukan melalui adu penalti. Empat eksekutor Indonesia, yakni Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

Sementara itu, dua penendang Thailand gagal menyelesaikan tugasnya. Tendangan Sarach Yooyen membentur mistar, sedangkan eksekusi Nattapong Sayriya berhasil digagalkan kiper Indonesia, Emil Audero. Indonesia pun memastikan kemenangan 4-2 dan berhak mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026.

Memutus Penantian 35 Tahun

Gelar ini memiliki arti khusus bagi sepak bola Indonesia. Timnas senior akhirnya kembali meraih gelar juara dalam kompetisi resmi setelah penantian selama 35 tahun.

Gelar terakhir Indonesia di level senior sebelumnya diraih pada SEA Games 1991. Menariknya, Thailand juga menjadi lawan Indonesia dalam pertandingan final saat itu. Indonesia menang melalui adu penalti.

Setelah itu, Timnas Indonesia berkali-kali memiliki kesempatan mengakhiri penantian gelar. Namun, perjalanan Skuad Garuda di berbagai turnamen regional belum berujung pada trofi. Indonesia bahkan enam kali menjadi runner-up Piala AFF tanpa sekalipun menjadi juara.

Kini, catatan tersebut akhirnya berubah. Kemenangan atas Thailand di SUGBK bukan hanya menghadirkan trofi baru, tetapi juga menjadi penanda berakhirnya salah satu penantian terpanjang sepak bola Indonesia.

Malam Bersejarah di GBK

Suasana kemenangan semakin istimewa karena final berlangsung di hadapan pendukung Indonesia di SUGBK. Setelah adu penalti berakhir, para pemain langsung merayakan keberhasilan tersebut bersama tim pelatih dan suporter.

Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden FIFA Gianni Infantino turut hadir dalam seremoni penyerahan trofi kepada kapten Timnas Indonesia, Kevin Diks.

Bagi Indonesia, kemenangan ini menjadi lebih dari sekadar keberhasilan memenangkan sebuah pertandingan. FIFA mencatat Indonesia sebagai juara edisi perdana Piala ASEAN FIFA setelah melewati final dramatis selama 120 menit dan adu penalti.

Trofi tersebut kini menjadi simbol bahwa perjalanan panjang, kegagalan, dan berbagai kekecewaan akhirnya dapat berujung pada sebuah pencapaian bersejarah.

Indonesia akhirnya juara. Setelah 35 tahun menunggu, Garuda kembali mengangkat trofi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *