Oleh: A.J.A.G, Santri-Murid Planet Nufo Rembang asal Kabupaten Semarang
Di ujung bulan yang penuh berkah,
Langkahku terhenti sejenak,
Merenungi jejak yang terlewati,
Ada kata yang tertahan di hati.
Mungkin ada kata yang tak terjaga,
Mungkin ada sikap yang tak terkira,
Menyakiti hatimu tanpa sengaja,
Atau membuatmu terasa tak Berharga.
Hari raya bukan sekadar perayaan,
Tapi momen tuk membersihkan jiwa,
Membuka pintu maaf laksana samudra,
Seperti langit yang terbentang luas.
Saya memohon maaf dengan tulus,
Dari lubuk yang paling dalam,
Tanpa rasa dendam, tanpa rasa ragu,
Hanya ingin hati kita kembali damai.
Ketupat terikat rapi,
Menjadi simbol persatuan,
Maaf terucap dengan ikhlas,
Menjadi jembatan kasih yang abadi.

















