Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Puisi

Sajak-sajak dari Luka

×

Sajak-sajak dari Luka

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Surat dari Jenaka untuk Luka yang Menetap


Berulang kali Jenaka menghapus, menulis pada selembar surat
yang akhirnya membuat surat itu terluka
pun beberapa air asin turut menemani.

Jenaka dan luka
Mereka sudah bersama dari Jenaka lahir
Jenaka selalu memakai topeng pemberian luka.

Namun…..
Saat Jenaka ingin pergi dari luka
luka menambah topeng lagi.
Jenaka rasanya tidak mengenal dirinya
bahkan Jenaka sudah jauh dari namanya.

Luka yang Kutangkap di Balik Kaca Jendela


Saat itu masih kuingat
sepasang mata melihatku dengan tatapan pahit
dari doa yang gugur.

Diberitahukannya
Tujuh puluh tujuh kali ia berdoa
hanya untuk satu permintaan.

Namun, saat ke tujuh puluh tujuh ia menyerah
sebab dari awal doanya hingga yang terakhir
kepahitan yang ia dapatkan.

“Apakah kamu berdoa saat masih terluka?”
tanyaku dan ia tidak menjawab.

Oleh: Cindy May Siagian, Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Jambi, Instagram @la_bel2e

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

​ Oleh: Seleno Juno ​Jangan biarkan pijarnya redup,…

Puisi

Oleh: Seleno Juno ​Di antara mata teduh itu,…

Puisi

Oleh: Abdul Jazid Alghifari, Santri-Murid Planet Nufo Rembang…

Puisi

Oleh; Yanuar Abdillah Setiadi, Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan…

Puisi

Seperti kecoa yang dijepitSaat ini, sempurna sedang sakit.Jiwanya…

Puisi

Oleh: A.J.A.G., Santri-Murid Planet Nufo Rembang asal Semarang…