Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
PuisiSastra

Resah dan Gelisah

×

Resah dan Gelisah

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oleh: Mughits, Mahasiswa Prodi Manajemen UT Penikmat Sastra Asal Madura

Ketukan demi ketukan mulai membias
Seolah-olah menodai seperti rias
Menempel sangat membekas
Tapi tak seindah berhias

Example 300x600

Tetap bertahan…
Meski banyak yang menghilang
Dari makna sebuah kedamaian
Karena realita tak seindah lamonan

Memang terlihat kejam
Tapi sangat indah dan berkesan
Antara pahit dan manis yang menghujam
Kala angan dan ego selalu beriringan

Hati, resah dan gelisah
Kala semua polesan membalut seperti lumpur basah
Terdiam dalam lirihnya nyanyian
Diantara gelapnya kesunyian

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

Enam-lima, bukan hanya angka Bukan pula cerita belaka…

Puisi

Diskresi Tersibak gelora badai hingga menabrak wajah dengan penuh canggung. Kau pun langsung terdiam dibawa bisu oleh sumpah tempat kau bertanya sepenggal kisah Rentetan perjalanan mengelabui makna. Kisah yang semestinya berbahagia di waktu-waktu silam, tapi kau masih saja meronta-ronta seperti kesetanan “Maka, ilhamilah saat kau bersanding,rebahlah jika lelah bersandar, renungkan walau hidup bersendu, tangiskan jika hendak berduka” Di situ kau akan temukan istibdad; berkuasa dalam egosentris, untuk menilai diri sendiri dan menitikkan pikiran atas segala perbuatan-perbuatan dulu yang telah tawar Jika masih begitu dan selamanya engkau tidak berkebyaran dalam gelap. Sinar-sinar hati perlahan redup—gelap menguasai tindakan itu di atas kesalahan Ibarat relung dan jeluk ke bawah tanah; yang kian bertambah silap, yang kian menjadi jati diri namun kewalahan  2025 …

Puisi

Oleh: Atena Hekmata Mellatena, Santri-Murid SMP Alam Nurul…

Puisi

Oleh: Abdul Jazid Al Ghifari, Santri-Murid Kelas XII…

Cerpen

Oleh: Nada Ichda Silcha, Santri-Murid Kelas VII SMP…