Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Fiksi Mini

Sesuatu di Yogja

×

Sesuatu di Yogja

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oleh: Abyan Altaaf Ibrahim, Santri-Murid SMP Alam Nurul Furqon (Planet Nufo) Rembang

Pada suatu hari, aku dan keluargaku merasa bosan berada di rumah. Aktivitas yang itu-itu saja membuat suasana terasa jenuh. Akhirnya, kami mengadakan rapat keluarga kecil untuk menentukan rencana liburan minggu depan. Beberapa tempat diusulkan, di antaranya Semarang, Yogyakarta, dan Salatiga. Setelah berdiskusi cukup lama dan mempertimbangkan jarak serta suasana yang ingin kami rasakan, akhirnya kami sepakat memilih Yogyakarta sebagai tujuan liburan.

Example 300x600

Hari Senin pun tiba. Sejak pagi, suasana rumah sudah terasa berbeda. Aku dan keluargaku mulai menyiapkan barang-barang untuk keberangkatan esok hari. Orang tuaku berpesan, “Kita tidak usah membawa barang terlalu banyak, karena kita hanya seminggu di Yogyakarta.” Mendengar itu, aku merasa semakin tidak sabar menantikan perjalanan ini.

Sore harinya, setelah semua barang siap, kami mandi dan melaksanakan salat Magrib. Seusai salat, kami makan bersama sebagai keluarga, menikmati kebersamaan sebelum perjalanan jauh. Setelah itu, kami melaksanakan salat Isya. Ayah kemudian menyuruh kami segera tidur agar bisa bangun pagi dan tidak kelelahan di perjalanan.

Pukul 02.00 dini hari, suasana masih sangat gelap dan sunyi. Kami sekeluarga mulai memasukkan barang-barang ke dalam mobil. Setelah semuanya siap, kami berangkat dari rumah dan memasuki jalan Tol JORR, lalu melanjutkan perjalanan melalui Tol MBZ menuju Yogyakarta. Di sepanjang perjalanan, aku menikmati lampu-lampu jalan dan suasana malam yang tenang. Kami memperkirakan akan tiba di Yogyakarta sekitar pukul 09.00 pagi.

Di tengah perjalanan, kami singgah di rest area KM 445. Di sana, kami melaksanakan salat Dhuha sejenak dan membeli beberapa camilan untuk bekal di mobil. Setelah beristirahat sebentar, kami kembali melanjutkan perjalanan. Tak lama kemudian, kami keluar di Gerbang Tol Boyolali dan melanjutkan perjalanan menuju Yogyakarta sambil menikmati pemandangan di sepanjang jalan.

Sekitar 30 menit kemudian, kami akhirnya tiba di Yogyakarta. Perasaan senang langsung menyelimuti diriku. Aku sangat ingin mengunjungi Tugu Yogyakarta, salah satu ikon kota ini. Kami pun mencari tempat parkir terlebih dahulu. Setelah mendapatkan parkiran, kami berjalan menuju Tugu Yogyakarta sambil menikmati suasana kota. Sekalian, kami juga mencari tempat makan siang. Setelah menemukan tempat makan yang halal dan terjamin, kami pun makan bersama dengan penuh rasa syukur.

Di sela-sela makan, ibu bertanya,
“Nak, mengapa kamu suka sekali dengan Tugu Yogyakarta?”

Aku menjawab dengan antusias, “Karena ada makna tersirat dalam Tugu Yogyakarta.”

Ibu kembali bertanya, “Memangnya apa makna tersiratnya, Nak?”

Aku pun menjelaskan, “Tugu Yogyakarta melambangkan keseimbangan kosmis, persatuan antara rakyat dan penguasa, serta semangat perjuangan.”

Ibu tersenyum mendengar penjelasanku lalu berkata, “Oh begitu. Tetap semangat ya, Nak. Berjuanglah tanpa henti.”

Mendengar kata-kata itu, aku merasa terharu. Suasana makan siang pun terasa hangat dan penuh makna. Setelah selesai, kami melanjutkan perjalanan menuju penginapan. Di dalam mobil, aku merenung dan merasa bahwa perjalanan ini bukan sekadar liburan, tetapi juga menjadi momen kebersamaan dan pembelajaran yang berharga bersama keluarga.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *