Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
NewsPendidikan

Optimalkan Sampah Organik dan Anorganik, Mahasiswa KKNT- 20 UNDIP Dukung Lingkungan Berkelanjutan di Kedungmundu

×

Optimalkan Sampah Organik dan Anorganik, Mahasiswa KKNT- 20 UNDIP Dukung Lingkungan Berkelanjutan di Kedungmundu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Semarang, PikiranBangsa.co – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Tim 20 Universitas Diponegoro (UNDIP) melaksanakan serangkaian kegiatan pemberdayaan masyarakat bertema lingkungan berkelanjutan pada 5 Februari 2026 di RW 08, Kelurahan Kedungmundu, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. Kegiatan ini bertujuan untuk mengoptimalkan pengelolaan sampah organik dan anorganik serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah sosialisasi mengenai standar minimum pembuatan green house dan sistem hidroponik. Dalam kegiatan ini, mahasiswa memberikan edukasi terkait teknik dasar hidroponik, termasuk cara penggunaan alat pemantau kualitas air yang digunakan pada tanaman hidroponik. Edukasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengelola tanaman secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Example 300x600

Selain itu, mahasiswa KKNT-20 UNDIP juga melakukan standarisasi pemilihan galon yang akan digunakan sebagai media budidaya ikan lele. Sistem yang diperkenalkan merupakan konsep integrasi antara budidaya ikan dan tanaman, di mana bagian atas galon dimanfaatkan untuk tanaman hidroponik, sedangkan bagian bawah digunakan untuk ternak lele. Konsep ini tidak hanya menghemat ruang, tetapi juga mendukung pemanfaatan limbah air secara optimal.

Kegiatan lainnya meliputi sosialisasi pengolahan sampah berdasarkan peraturan dan dasar hukum yang berlaku di Indonesia. Mahasiswa memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik sejak dari sumbernya, serta memperkenalkan digitalisasi pencatatan pilah sampah sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah di tingkat masyarakat.

Dalam rangka mendukung pemanfaatan limbah organik, mahasiswa juga memberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer berbahan dasar eco enzyme. Eco enzyme merupakan hasil fermentasi limbah organik yang memiliki berbagai manfaat, salah satunya sebagai bahan ramah lingkungan untuk kebersihan. Selain itu, dilakukan juga kegiatan budidaya maggot yang dapat dimanfaatkan sebagai solusi pengolahan sampah organik sekaligus sebagai sumber pakan alternatif.

Tidak hanya fokus pada pengolahan sampah organik, mahasiswa KKNT-20 UNDIP juga mengajak masyarakat untuk mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai guna melalui kegiatan pembuatan kerajinan tangan, seperti gantungan kunci dari sampah plastik. Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kreativitas masyarakat sekaligus mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan.

Ketua RW 08 Kelurahan Kedungmundu, Ibu Yulfa, menyampaikan apresiasinya terhadap tema dan kegiatan KKN yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKNT-20 UNDIP. Ia menilai bahwa tema optimalisasi sampah organik dan anorganik sangat tepat dan relevan dengan kondisi lingkungan di RW 08. “Dengan adanya kegiatan dan tema KKN ini, kami merasa sangat terbantu karena sejalan dengan program lingkungan yang sedang kami jalankan. Apalagi salah satu RT di RW 08, khususnya RT 06, terpilih sebagai perwakilan dalam lomba pilah sampah. Kegiatan dari mahasiswa ini tentu sangat mendukung dan memotivasi warga,” ujarnya.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa KKNT-20 UNDIP berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan di RW 08 Kelurahan Kedungmundu, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *