Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Curhat

Akhir Tahun di Planet Nufo

×

Akhir Tahun di Planet Nufo

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oleh: Raihan Najibun Nuha Putra Mahen, Santri-Murid SMP Alam Nurul (Planet Nufo) asal Boyolali.

Di akhir tahun ini aku merasakan sesuatu yang berbeda. Hari-hari terasa berjalan sangat cepat—dari Senin tiba-tiba sudah Senin lagi. Aku yang baru enam bulan berada di Planet Nufo mulai sadar bahwa waktu di sini terasa begitu singkat. Aku berada di ujung tahun yang berbeda.

Example 300x600

Tahun lalu aku merayakan malam tahun baru bersama keluargaku. Sekarang tidak. Kini aku melewati malam tahun baru bersama teman-temanku di Nufo, yang sudah kuanggap sebagai keluarga.

Hari-hariku di Nufo dimulai sejak 23 Juli 2025. Saat pertama kali datang, aku berpapasan dengan seseorang. Ketika ia menanyakan namaku, aku hanya menjawab singkat, “Rehan, namamu?” tanpa basa-basi.

Momen pertama yang masih kuingat adalah saat makan malam. Aku belum terbiasa dengan makanan Nufo. Aku sampai memuntahkan makananku ke dalam plastik bekas snack. Mungkin terdengar menjijikkan, tapi begitulah aku di masa lalu.

Aku juga ingat kejadian saat hampir masuk ke kawasan perempuan. Awalnya aku berniat memutar jalan karena ada Sanja yang lewat, aku masih malu. Namun ternyata aku sudah masuk kawasan perempuan dan diberhentikan oleh Sanja SMU bernama Mas Iyan.
“Eh, jangan lewat situ, itu sudah kamar perempuan,” katanya.
Aku pun memilih jalan yang seharusnya sambil menahan malu.

Itu saja yang kuingat dari hari-hari pertamaku di Nufo.

Sekarang aku ingin bercerita tentang keseharianku di bulan Desember. Sejak tanggal 1, persiapan Kejuaraan Daerah Tapak Suci semakin dekat. Aku mulai diet untuk menurunkan berat badan dari 58 kg ke 54 kg agar bisa masuk kelas G Pra Remaja. Setiap sore aku jogging untuk menguatkan kuda-kuda, dan setiap malam aku latihan sparring dengan teman sekelasku.

Aku sempat dikatakan jarang latihan dengan kakak-kakak yang sudah jago. Tapi mau bagaimana lagi, memang aku jarang latihan. Bahkan saat menyerang pun aku masih ragu.

Pada Selasa, 9 Desember, setelah mengaji, mentorku mengabari bahwa aku harus pulang karena mbah kakungku meninggal dunia. Aku sangat kaget. Aku diminta izin kepada Ustad Suud. Dengan perasaan gugup aku menuju kamarnya. Sebenarnya aku ingin diantar bersama anak-anak coding, tapi aku memilih tidak ikut karena takut tidak muat.

Aku diizinkan pulang selama tiga hari. Hari itu aku masih mengikuti kelas untuk mengisi survei karakter, lalu kembali ke kamar untuk tidur sejenak. Tiba-tiba aku dibangunkan Mas Sam yang mengatakan bahwa aku sudah dijemput.

Sesampainya di rumah, aku bertemu kedua orang tuaku. Keesokan harinya aku diajak ziarah ke makam mbah kakung dengan perasaan sedih yang mendalam.

Hari Kamis aku kembali ke Nufo. Aku terkejut ketika melihat berat badanku naik. Aku panik karena pertandingan sudah dekat. Keesokan paginya aku langsung jogging agar berat badanku turun.

Tanggal 12 Desember aku berangkat untuk penimbangan berat badan, dan keesokan harinya aku bertanding. Aku sangat gugup karena lawanku lebih tinggi dan terlihat lebih kuat. Saat aku mencoba tendangan tengah, lawanku membalas dengan tendangan juga. Aku terpental karena kuda-kudaku lemah.

Setelah pertandingan, aku mencoba mengevaluasi kesalahanku.

Pada 18 Desember, aku ditunjuk menjadi KPU dalam pemilihan Ketua OSIS dan pondok. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar hingga pelantikan pemimpin baru.

Tanggal 24 Desember, aku pergi ke kolam renang Puri bersama teman-temanku. Pagi itu aku sempat kebingungan soal uang karena belum mendapat kiriman dari orang tua.

Sekian ceritaku.
Terima kasih telah membacanya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Curhat

Halo, perkenalkan namaku Mira. Aku seorang kakak dari…

Curhat

Oleh: Rizqiyya Salsabila Queenza, Murid Kelas VI SD…

Curhat

Oleh: Siti Efrilia, Mahasiswa UIN Salatiga Di masa…