Oleh: Seleno Juno
Jangan biarkan pijarnya redup,
di dasar yang akan tertutup.
Bawa kemari tangisan itu,
kusambut dengan peluk rindu.
Rajut kembali segala asa,
yang sempat terurai tak karuan.
Kalahkan segala ego yang meraja,
rayakan dengan penuh kemenangan.
Ingat kata senja yang sudah berlalu,
tentang bodohnya perihal mengabaikan.
Hargai setiap detik yang tersisa,
yang kini ada takkan dapat terulang.
Tak ingin lagi tersesat,
dalam bayang keraguan.
Nyatanya,
sejauh apa pun aku berjalan,
kamulah akhirnya.


















