Oleh; Yanuar Abdillah Setiadi, Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto
Kami harus mepebaharui iman kami
Setiap jam, setiap menit bahkan setiap detik
Aku sudah tak menentu
Terbawa angin tropis, terpental ke timur
Tersapu topan, melaju ke barat
Disapu desiran tornado, aku melayang jauh ke selatan
Diterjang badai, aku menuju ke utara
Dimanakah Kau ini?
Atau aku yang terlalu sibuk mencari tanpa tau esensi
Imanku pada-Mu begitu usang
Sekali saja lalai, aku adalah makhluk tak tau diri
Padahal, dalam setiap detik
Kasih-Mu senantiasa membersamaiku.
Tuhanku, maafkan kelalaianku yang mengakar
dalam perut bumi.


















