Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
PuisiSastra

Usang

×

Usang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oleh; Yanuar Abdillah Setiadi, Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Islam UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Example 300x600

Kami harus mepebaharui iman kami

Setiap jam, setiap menit bahkan setiap detik

Aku sudah tak menentu

Terbawa angin tropis, terpental ke timur

Tersapu topan, melaju ke barat

Disapu desiran tornado, aku melayang jauh ke selatan

Diterjang badai, aku menuju ke utara

Dimanakah Kau ini?

Atau aku yang terlalu sibuk mencari tanpa tau esensi

Imanku pada-Mu begitu usang

Sekali saja lalai, aku adalah makhluk tak tau diri

Padahal, dalam setiap detik

Kasih-Mu senantiasa membersamaiku.

Tuhanku, maafkan kelalaianku yang mengakar

dalam perut bumi.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

Seperti kecoa yang dijepitSaat ini, sempurna sedang sakit.Jiwanya…

Puisi

Oleh: A.J.A.G., Santri-Murid Planet Nufo Rembang asal Semarang…

Cerpen

Oleh: Putri Syakseiah Mahiraswara, Santri-Murid Kelas XI Pesantren-Sekolah…

Puisi

Aku menunggu, bukan menggangguAku memberikan ruang, bukan menyela…

Puisi

Karya: JR. Minan, Alumnus IKIP PGRI Bojonegoro Kobaran…