Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Puisi

Rindu di Penantian Senja

×

Rindu di Penantian Senja

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oleh: Risa Prasetia Putra

Di penghujung bayang senja yang rapuh,
duduk menghitung detik yang terus retak.

Example 300x600

Lirih nafasku tertimbun dalam harap,
bayang hadirmu tak kunjung tampak.

Dedaunan berjatuhan,
tak sempat memberi isyarat akan runtuh.

Aku menatap tak ada tanda kau akan datang,
hanya ringkih angin membawa sisa-sisa rindu

Matahari perlahan menutup tirai,
jejak cahaya hilang menyisakan perih.

Aku tak tahu, berapa sisa waktu menunggu.
Bayangan malam mengusik penantianku.

Senja, begitu cepat kau berlalu.
Dan aku, menanti telah kehabisan waktu.

Harapan, kini tak lagi kusanjungkan.
Memutar langkah, pergi. Terasa menyakitkan.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

Enam-lima, bukan hanya angka Bukan pula cerita belaka…

Puisi

Diskresi Tersibak gelora badai hingga menabrak wajah dengan penuh canggung. Kau pun langsung terdiam dibawa bisu oleh sumpah tempat kau bertanya sepenggal kisah Rentetan perjalanan mengelabui makna. Kisah yang semestinya berbahagia di waktu-waktu silam, tapi kau masih saja meronta-ronta seperti kesetanan “Maka, ilhamilah saat kau bersanding,rebahlah jika lelah bersandar, renungkan walau hidup bersendu, tangiskan jika hendak berduka” Di situ kau akan temukan istibdad; berkuasa dalam egosentris, untuk menilai diri sendiri dan menitikkan pikiran atas segala perbuatan-perbuatan dulu yang telah tawar Jika masih begitu dan selamanya engkau tidak berkebyaran dalam gelap. Sinar-sinar hati perlahan redup—gelap menguasai tindakan itu di atas kesalahan Ibarat relung dan jeluk ke bawah tanah; yang kian bertambah silap, yang kian menjadi jati diri namun kewalahan  2025 …

Puisi

Oleh: Atena Hekmata Mellatena, Santri-Murid SMP Alam Nurul…

Puisi

Oleh: Abdul Jazid Al Ghifari, Santri-Murid Kelas XII…

Puisi

​ Oleh: Seleno Juno ​Jangan biarkan pijarnya redup,…