Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Uncategorized

Korps HMI-Wati (Kohati) Badko HMI Jawa Tengah–D.I. Yogyakarta memperingati Hari Kartini Tahun 2026 dengan mengusung tema “Kartini Menulis: Literasi sebagai Jalan Kesadaran, Ekspresi, dan Gerakan Perempuan.”

×

Korps HMI-Wati (Kohati) Badko HMI Jawa Tengah–D.I. Yogyakarta memperingati Hari Kartini Tahun 2026 dengan mengusung tema “Kartini Menulis: Literasi sebagai Jalan Kesadaran, Ekspresi, dan Gerakan Perempuan.”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Graha Avichena Lasem, Rembang — Korps HMI-Wati (Kohati) Badko HMI Jawa Tengah–D.I. Yogyakarta telah menyelenggarakan kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kartini Tahun 2026 dengan mengusung tema “Kartini Menulis: Literasi sebagai Jalan Kesadaran, Ekspresi, dan Gerakan Perempuan.”

Peringatan Hari Kartini merupakan momentum penting untuk merefleksikan kembali peran perempuan dalam membangun peradaban. Sosok R.A. Kartini tidak hanya dikenal sebagai pelopor emansipasi, tetapi juga sebagai figur intelektual yang menjadikan membaca dan menulis sebagai alat perjuangan dalam melawan ketidakadilan dan keterbatasan zamannya. Semangat inilah yang terus dihidupkan dalam setiap gerakan perempuan masa kini.

Example 300x600

Dalam sambutannya, Ketua Umum Kohati Badko HMI Jawa Tengah–D.I. Yogyakarta, Indah Nur Fadlillah, menyampaikan bahwa “Peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti pada simbol dan seremoni. Raden Ajeng Kartini mewariskan perjuangan melalui tulisan, dan hari ini tugas kita adalah melanjutkannya melalui literasi dan ruang digital. Jika kita tidak menulis dan tidak mengisi ruang digital dengan gagasan, maka ruang itu akan diisi oleh hal-hal yang menjauhkan perempuan dari peradaban.”

Gus Arwani Thomafi (Kahmi Rembang) turut hadir dalam acara ini, dan beliau menjadi Keynote Speaker. Beliau menegaskan kepada Penerus RA kartini untuk senang membaca, membangun pola pikir kritis, serta meningkatkan kualitas diri di tengah tantangan zaman yang terus berkembang. Beliau juga mengajak generasi muda, khususnya perempuan, untuk menjadikan literasi sebagai fondasi dalam berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa, sebagaimana semangat perjuangan RA Kartini dalam memperjuangkan pendidikan dan kesetaraan.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Bupati Rembang, Bapak Harno, S.E. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa “semangat Kartini harus terus diaktualisasikan oleh perempuan masa kini melalui peningkatan kapasitas diri, pendidikan, dan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Perempuan tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga penggerak utama dalam pembangunan daerah maupun bangsa.”

Setelah pembukaan ceremony, kegiatan dilanjutkan dengan agenda talk show yang dimoderatori oleh Mujahidah Rahma selaku Wakil Sekretaris Bidang Kajian dan Advokasi Kohati Badko HMI Jateng D.I.Y. Diskusi berlangsung interaktif dan reflektif, membuka ruang pertukaran gagasan mengenai peran strategis literasi dalam membangun kesadaran dan gerakan perempuan.

Talk show ini menghadirkan dua narasumber inspiratif. Narasumber pertama, Dr. Mokhamad Abdul Aziz, M.Sos., M.E., selaku Pengasuh Harian PP Planet Nufo sekaligus Founder Kartiniterasi.id, menyampaikan bahwa “perubahan besar sering lahir dari sebuah literasi. Membaca menumbuhkan kegelisahan intelektual, yang kemudian melahirkan pemikiran kritis, dan diwujudkan melalui tulisan. Dari tulisan itulah dunia dapat berubah. Ketika kita berbicara tentang perempuan, literasi, dan peradaban, sejatinya kita sedang membaca kembali jejak perjuangan Kartini.”

Sementara itu, narasumber kedua, Ning Umniyyah Lathifah, M.Pd., selaku Pengasuh PP Putri Alhamidiyyah 1 Lasem, Rembang, dalam pemaparannya menegaskan pentingnya peran perempuan sebagai fondasi peradaban. Beliau menyampaikan bahwa “perempuan adalah madrasah ula bagi anak-anaknya.

Perempuan yang gemar membaca akan sulit untuk diperdaya, dan perempuan yang terbiasa menulis tidak mudah dibungkam. Mendidik satu perempuan sama dengan mendidik satu generasi. Dari perempuan yang bahagia, akan lahir generasi yang bahagia.”

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, peserta melaksanakan safari ziarah ke makam R.A. Kartini di Lasem, Rembang. Kegiatan ini menjadi bentuk refleksi sekaligus penghormatan atas jasa dan perjuangan beliau dalam memperjuangkan hak-hak perempuan di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, KohatiI Badko HMI Jawa Tengah–D.I. Yogyakarta berharap semangat perjuangan Kartini dapat terus terinternalisasi dalam kehidupan perempuan masa kini. Literasi diharapkan menjadi jalan untuk membangun kesadaran kritis, memperkuat ekspresi diri, serta mendorong lahirnya gerakan perempuan yang progresif dan berdaya.

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *