PIKIRANBANGSA.CO – Perdebatan abadi sepak bola, Cristiano Ronaldo atau Lionel Messi, mendapat bab baru. Dalam pemungutan suara penggemar untuk penghargaan BOAT (Best of All Time) Ballon d’Or, Ronaldo keluar sebagai pemenang. Hasilnya diumumkan menjelang Rabu (29/10/2026) dini hari, hanya dua hari setelah gala Ballon d’Or 2026 di London.
Kategori baru yang unik
BOAT adalah kategori yang baru diperkenalkan tahun ini. Penggagasnya UEFA bersama majalah France Football, penyelenggara Ballon d’Or. Ajang ini tidak memilih pemain secara umum, tetapi memilih pemenang terbaik dari kalangan peraih Ballon d’Or sendiri. Hanya sepuluh pemain yang pernah menang minimal dua kali yang masuk bursa.
Selain Ronaldo (lima trofi) dan Messi (delapan trofi), ada tiga legenda dengan masing-masing tiga trofi: Johan Cruyff, Michel Platini, dan Marco van Basten. Lima nama lain masing-masing dua kali menang: Ronaldo Nazario, Franz Beckenbauer, Kevin Keegan, Alfredo Di Stefano, dan Karl-Heinz Rummenigge. Rentangnya hampir tujuh dekade sepak bola, dari era Di Stefano sampai era Messi dan Ronaldo.
Cara pemungutan suara
Suara dikumpulkan lewat situs resmi Ballon d’Or dan dibuka untuk umum. Setiap suara dikenai biaya satu euro, dan pemilih masuk undian dua tiket gala Ballon d’Or 2027. Pemungutan suara ditutup pada Selasa menjelang Rabu dini hari. Karena berbayar dan terbuka, hasilnya mencerminkan selera penggemar global, bukan penilaian panel pakar.
Yang dipilih adalah edisi, bukan sosok
Yang membuat BOAT menarik, publik tidak hanya memilih nama. Mereka memilih edisi Ballon d’Or mana yang paling pantas disebut terbaik. Hasilnya:
- Ronaldo, edisi 2008
- Messi, edisi 2012
- Ronaldo, edisi 2017
- Messi, edisi 2023
- Ronaldo, edisi 2016
- Ronaldo, edisi 2014
- Messi, edisi 2015
- Ronaldo, edisi 2013
- Messi, edisi 2011
- Messi, edisi 2009
Sepuluh besar terbagi rata: lima edisi Ronaldo dan lima edisi Messi. Artinya, meski Messi unggul tiga trofi secara total, penggemar tidak menilai koleksi Messi lebih berharga. Mereka justru memilih satu edisi Ronaldo sebagai puncaknya.
Mengapa 2008?
Edisi 2008 adalah Ballon d’Or pertama Ronaldo. Saat itu ia membela Manchester United dan menyisihkan Messi serta Fernando Torres. Pada musim 2007/2008 ia mencetak 42 gol di seluruh kompetisi dan mengantar United juara Liga Inggris dan Liga Champions di bawah Sir Alex Ferguson.
Satu musim itu menjadi dasar mengapa edisi 2008 dianggap istimewa: Ronaldo memimpin tim juara ganda di dua kompetisi terbesar sekaligus. Musim itu juga menutup babak awal kariernya. Setahun kemudian ia pindah ke Real Madrid dengan nilai transfer sekitar 80 juta paun, yang kala itu memecahkan rekor dunia.
(Analisis redaksi: edisi 2012 milik Messi, yang menempati posisi kedua, juga sangat kuat. Pada 2012 Messi mencetak 91 gol dalam satu tahun kalender, rekor yang belum terpecahkan. Edisi 2023, yang terkait puncak karier internasionalnya, juga masuk lima besar. Pilihan publik atas edisi 2008 menunjukkan bahwa dalam penilaian “terbaik sepanjang masa”, bobot kolektif dan kompetisi bergengsi sering lebih diingat daripada statistik individu.)
Era Madrid dan puncak rivalitas
Ronaldo menghabiskan sembilan tahun di Real Madrid. Dalam periode itu ia empat kali juara Liga Champions dan menambah empat Ballon d’Or: 2013, 2014, 2016, dan 2017. Tiga di antaranya (2017, 2016, dan 2014) masuk sepuluh besar BOAT, bersama edisi 2013.
Di masa inilah persaingannya dengan Messi mencapai puncak. Keduanya bermain untuk dua rival utama Spanyol, Real Madrid dan Barcelona, dan menjadi pusat perhatian setiap El Clasico. Persaingan itu juga menentukan siapa yang dianggap terbaik dunia dari tahun ke tahun.
Ambisi yang belum selesai
Di usia yang sudah senja untuk atlet, Ronaldo masih mengejar rekor. Ia mengoleksi 981 gol dari 1.340 pertandingan profesional, hanya 19 gol dari angka 1.000 yang belum pernah dicapai pemain mana pun. Ia tidak pernah menutup-nutupi keinginannya untuk dikenang sebagai pesepak bola terbaik sepanjang masa, dan penghargaan BOAT memberinya satu pengakuan baru, meski berbasis suara penggemar.
Konteks 2026: Kane dan generasi baru
Pengumuman BOAT datang bersamaan dengan euforia Ballon d’Or 2026. Harry Kane, penyerang Bayern Munich dan timnas Inggris, dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia tahun ini dalam gala di London, Senin lalu. Jadi dua hal terjadi hampir bersamaan: sepak bola merayakan pemenang masa kini sekaligus mengenang pemain terbaik dari masa lalu.
Catatan penting
BOAT berbasis suara penggemar berbayar, jadi tidak setara dengan penilaian resmi tentang siapa pemain terbaik sepanjang masa. Hasilnya lebih tepat dibaca sebagai cermin sentimen publik terhadap era dan momen tertentu. Perdebatan Ronaldo versus Messi tidak akan selesai karena satu pemungutan suara.
Sumber: Goal Indonesia, Bola.com (mengutip Talksport dan TNT Sports)


















