PIKIRANBANGSA.CO, Semarang – Kota Semarang menguasai cabang bola tangan Porprov Jawa Tengah 2026. Di GOR Jatidiri Semarang, Jumat (30/10/2026), tim putri menang telak 28-13 dan tim putra menang tipis 38-35, keduanya atas Kabupaten Banyumas. Hasil itu memastikan dua emas dan melengkapi tiga kali beruntun juara bola tangan Porprov bagi Semarang.
Pagi: putri unggul dua kali lipat

Final putri digelar pukul 10.30 WIB. Banyumas tampil agresif dengan serangan cepat untuk menekan pertahanan tuan rumah, tetapi Semarang menjawabnya dengan pertahanan rapat dan transisi menyerang yang efektif. Perlahan Semarang mengendalikan permainan hingga menang 28-13, selisih 15 gol.
Skuad putri yang diturunkan adalah Aisyah, Citra, Irene, Shinta Shafa, Zulfa, Nazifa, dan Silviya, bergantian dengan Inge, Nanda, Evelin, Frito, Neta, dan Adelfin.
Sore: putra menang hanya selisih tiga gol

Final putra dimulai pukul 14.00 WIB dan jauh lebih ketat. Banyumas punya pemain bertubuh tinggi besar dengan serangan eksplosif, dan sempat unggul di awal lewat tembakan jarak jauh yang akurat.
Semarang tidak panik. Mengikuti instruksi pelatih, mereka memperketat penjagaan satu lawan satu dan membalik keadaan menjelang pertengahan babak kedua. Stamina dan variasi taktik membantu mereka membongkar pertahanan Banyumas. Mereka menjaga keunggulan hingga akhir dan menang 38-35.
Dimas, Adit, Septa, Ahda, Afton, Teguh, Alfiyan, David, Jimmy, Gavian, dan Surya turun bergantian di tim putra.
Hattrick dan pembinaan
Dua emas ini membuat Semarang menjuarai bola tangan Porprov tiga kali berturut-turut. Pencapaian itu dinilai mencerminkan pembinaan atlet yang terstruktur, berkesinambungan, dan profesional. Banyumas pulang dengan dua perak, namun tetap menunjukkan diri sebagai kekuatan yang patut diwaspadai di edisi berikutnya.
Ketua Umum ABTI Kota Semarang, Dr. Mohammad Nasih, menyatakan bangga atas dedikasi para atlet. Ia menyebut ada atlet yang datang dari luar pulau, bahkan dari Australia, untuk ikut membela Semarang. Menurutnya, latihan berbulan-bulan dan pemusatan latihan yang disiplin kini terbayar dengan dua medali emas.


















