Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Puisi

Ananda Loka

×

Ananda Loka

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
Example 468x60

Oleh: Selviana Safitri, Mahasiswa UIN Salatiga

Rerintik hujan malam bercerita
Tentang warita berama
Mengusung senyuman asa
Bersanding harapan penuh makna

Example 300x600

Langkah kecilmu terdengar perlahan
Menghidupkan malam gelap yang sunyi
Duduk di dekatmu, temukan ketenangan
Membawa canda tawa menghiasi hari

Sejuta kata yang tak pandai kau rangkai
Mampu melukiskan senyuman khayalan
Meredam sendu dan lesu yang menyertai
Hingga kamu kekal dalam ananda loka angan

Jepara, 15 Juli 2024

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

Enam-lima, bukan hanya angka Bukan pula cerita belaka…

Puisi

Diskresi Tersibak gelora badai hingga menabrak wajah dengan penuh canggung. Kau pun langsung terdiam dibawa bisu oleh sumpah tempat kau bertanya sepenggal kisah Rentetan perjalanan mengelabui makna. Kisah yang semestinya berbahagia di waktu-waktu silam, tapi kau masih saja meronta-ronta seperti kesetanan “Maka, ilhamilah saat kau bersanding,rebahlah jika lelah bersandar, renungkan walau hidup bersendu, tangiskan jika hendak berduka” Di situ kau akan temukan istibdad; berkuasa dalam egosentris, untuk menilai diri sendiri dan menitikkan pikiran atas segala perbuatan-perbuatan dulu yang telah tawar Jika masih begitu dan selamanya engkau tidak berkebyaran dalam gelap. Sinar-sinar hati perlahan redup—gelap menguasai tindakan itu di atas kesalahan Ibarat relung dan jeluk ke bawah tanah; yang kian bertambah silap, yang kian menjadi jati diri namun kewalahan  2025 …

Puisi

Oleh: Atena Hekmata Mellatena, Santri-Murid SMP Alam Nurul…

Puisi

Oleh: Abdul Jazid Al Ghifari, Santri-Murid Kelas XII…

Puisi

​ Oleh: Seleno Juno ​Jangan biarkan pijarnya redup,…