Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
Puisi

Beranjak Dewasa

×

Beranjak Dewasa

Sebarkan artikel ini
Oplus_131072
Example 468x60

Oleh: Nafidatun Naylia, Siswa SMA Negeri 1 Sulang, Santri-Murid Planet Nufo Rembang

Cahaya rembulan mengintai sunyi
Membawa kembali sebuah mimpi
Memenuhi ruang memori dan hati
Merangkai kenangan tak terperi

Example 300x600

Dewasa menuntut diri
Menjadi yang berarti
Tanpa ada kata iri dengki
Yang ada hanyalah mengasihi

Beranjak dewasa
Bukanlah pilihan sementara
Bukan pula pilihan kedua
Bukan berarti harus dilupa

Semakin dewasa meraja
Kenangan semakin terasa
Hanya menyulut gundah gulana
Hingga membanjiri mata

Yah, aku rindu kisah itu
Kisah yang sering kau tuturkan
Agar aku terlelap dalam bayangan
Yang begitu menggiurkan

Tiap kata yang kau lontarkan
Kan melekat dalam pikiran
Sebagai petunjuk masa depan
Juga pemandu perjalanan

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

Enam-lima, bukan hanya angka Bukan pula cerita belaka…

Puisi

Diskresi Tersibak gelora badai hingga menabrak wajah dengan penuh canggung. Kau pun langsung terdiam dibawa bisu oleh sumpah tempat kau bertanya sepenggal kisah Rentetan perjalanan mengelabui makna. Kisah yang semestinya berbahagia di waktu-waktu silam, tapi kau masih saja meronta-ronta seperti kesetanan “Maka, ilhamilah saat kau bersanding,rebahlah jika lelah bersandar, renungkan walau hidup bersendu, tangiskan jika hendak berduka” Di situ kau akan temukan istibdad; berkuasa dalam egosentris, untuk menilai diri sendiri dan menitikkan pikiran atas segala perbuatan-perbuatan dulu yang telah tawar Jika masih begitu dan selamanya engkau tidak berkebyaran dalam gelap. Sinar-sinar hati perlahan redup—gelap menguasai tindakan itu di atas kesalahan Ibarat relung dan jeluk ke bawah tanah; yang kian bertambah silap, yang kian menjadi jati diri namun kewalahan  2025 …

Puisi

Oleh: Atena Hekmata Mellatena, Santri-Murid SMP Alam Nurul…

Puisi

Oleh: Abdul Jazid Al Ghifari, Santri-Murid Kelas XII…

Puisi

​ Oleh: Seleno Juno ​Jangan biarkan pijarnya redup,…