Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
PuisiSastra

Menghilangkan Diam

×

Menghilangkan Diam

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Aku akan berbohong
Bila aku berkata aku tak mencintaimu
Diantara ribuan bisu
Aku ingin berteriak
“AKU MENCINTAIMU”

Dugaanku
Kau sebenarnya tau
Bahwa aku mencintaimu
Tapi kau memilih tuk tuli dan membisu

Example 300x600

Aku tak memaksamu mencintaiku
Aku tak memaksamu tuk menerima hatiku
Aku yakin, aku tau suatu saat
Kau akan memahami itu

Aku mencintaimu
Lebih dari yang kau tau
Meski kau takkan pernah tau

Semoga waktu
Akan mengilhami sisi hatimu yang beku
Semoga akan datang keajaiban
Hingga akhirnya kaupun mau

Aku mencintaimu
Lebih dari yang kau tau
Meski kau takkan pernah tau

Oleh: Raktaa Rajendra, Ketua OSIS Bidang Rohani SMA Al-Kautsar Labschool, Anggota Saka Wanabakti Angkatan 34 Kota Bandung

Example 300250
Example 120x600

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

Enam-lima, bukan hanya angka Bukan pula cerita belaka…

Puisi

Diskresi Tersibak gelora badai hingga menabrak wajah dengan penuh canggung. Kau pun langsung terdiam dibawa bisu oleh sumpah tempat kau bertanya sepenggal kisah Rentetan perjalanan mengelabui makna. Kisah yang semestinya berbahagia di waktu-waktu silam, tapi kau masih saja meronta-ronta seperti kesetanan “Maka, ilhamilah saat kau bersanding,rebahlah jika lelah bersandar, renungkan walau hidup bersendu, tangiskan jika hendak berduka” Di situ kau akan temukan istibdad; berkuasa dalam egosentris, untuk menilai diri sendiri dan menitikkan pikiran atas segala perbuatan-perbuatan dulu yang telah tawar Jika masih begitu dan selamanya engkau tidak berkebyaran dalam gelap. Sinar-sinar hati perlahan redup—gelap menguasai tindakan itu di atas kesalahan Ibarat relung dan jeluk ke bawah tanah; yang kian bertambah silap, yang kian menjadi jati diri namun kewalahan  2025 …

Puisi

Oleh: Atena Hekmata Mellatena, Santri-Murid SMP Alam Nurul…

Puisi

Oleh: Abdul Jazid Al Ghifari, Santri-Murid Kelas XII…

Cerpen

Oleh: Nada Ichda Silcha, Santri-Murid Kelas VII SMP…