Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
PuisiSastra

Pahlawanku

×

Pahlawanku

Sebarkan artikel ini
Oplus_0
Example 468x60

Oleh: Juang Anugrah Langit,  Santri-Murid Kelas IX SMP Alam Nurul Furqon

Dialah ibu
Pahlawan dalam hidupku
Sosok lembut penuh kasih
Tegas penuh dedikasi

Example 300x600

Dialah ibu
Cintanya tak lekang oleh waktu
Merawat Mendidik Melindungi segenep jiwa
Dialah ibuku
Dengan peluh mengalir di pelipisnya
Dengan air mata berurai di pipinya
Dia akan memastikan bahwa aku baik-baik saja

Dialah ibuku
Dalam rengkuhnya penuh kedamaian
Dalam genggaman tangannya penuh sayang
Dialah ibuku
Rela berkorban demi aku di sini
Dialah ibuku yang rela mengabaikan dunia
Demi duniaku ada

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

Enam-lima, bukan hanya angka Bukan pula cerita belaka…

Puisi

Diskresi Tersibak gelora badai hingga menabrak wajah dengan penuh canggung. Kau pun langsung terdiam dibawa bisu oleh sumpah tempat kau bertanya sepenggal kisah Rentetan perjalanan mengelabui makna. Kisah yang semestinya berbahagia di waktu-waktu silam, tapi kau masih saja meronta-ronta seperti kesetanan “Maka, ilhamilah saat kau bersanding,rebahlah jika lelah bersandar, renungkan walau hidup bersendu, tangiskan jika hendak berduka” Di situ kau akan temukan istibdad; berkuasa dalam egosentris, untuk menilai diri sendiri dan menitikkan pikiran atas segala perbuatan-perbuatan dulu yang telah tawar Jika masih begitu dan selamanya engkau tidak berkebyaran dalam gelap. Sinar-sinar hati perlahan redup—gelap menguasai tindakan itu di atas kesalahan Ibarat relung dan jeluk ke bawah tanah; yang kian bertambah silap, yang kian menjadi jati diri namun kewalahan  2025 …

Puisi

Oleh: Atena Hekmata Mellatena, Santri-Murid SMP Alam Nurul…

Puisi

Oleh: Abdul Jazid Al Ghifari, Santri-Murid Kelas XII…

Cerpen

Oleh: Nada Ichda Silcha, Santri-Murid Kelas VII SMP…