Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Example 728x250
PuisiSastra

Sosok Itu “Bapak”

×

Sosok Itu “Bapak”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Oleh: Susan Venia, M.H., Pengajar di Pesantren-Sekolah Alam Planet Nufo Rembang

Laki-laki itu tidak bercerita

Example 300x600

Nampak gagah dan baik-baik saja

Selalu terlihat bahagia dihadapan putra putrinya

Namun…

Apakah kau tahu?

Dibalik diamnya, telah menyimpan beribu-ribu harapan

Dibalik senyumnya, banyak doa yang telah dititipkan kepada Tuhan

Ia mengajarkan kebijaksanaan dibalik ketegasan

Ia mengajarkan kekuatan dibalik penyelesaian persoalan

Iapun mengajarkan keikhlasan dengan ketenangan dalam melewati ujian

Sosok itu adalah Bapak

Sosok yang selalu berupaya membuat keluarganya bahagia

Meskipun banyak air mata yang mengalir dan tak terhitung berapa jumlahnya

Pengorbanannya tak kan pernah terhapus oleh waktu

Kasih sayangnya tak kan pernah termakan oleh usia

Semoga segala asa yang diharapnya menjadi nyata

Termasuk surga kelak sebagai hadiah terindah yang menjadi balasan atas segala perjuangannya

Terima kasih Bapak atas segalanya

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Puisi

Enam-lima, bukan hanya angka Bukan pula cerita belaka…

Puisi

Diskresi Tersibak gelora badai hingga menabrak wajah dengan penuh canggung. Kau pun langsung terdiam dibawa bisu oleh sumpah tempat kau bertanya sepenggal kisah Rentetan perjalanan mengelabui makna. Kisah yang semestinya berbahagia di waktu-waktu silam, tapi kau masih saja meronta-ronta seperti kesetanan “Maka, ilhamilah saat kau bersanding,rebahlah jika lelah bersandar, renungkan walau hidup bersendu, tangiskan jika hendak berduka” Di situ kau akan temukan istibdad; berkuasa dalam egosentris, untuk menilai diri sendiri dan menitikkan pikiran atas segala perbuatan-perbuatan dulu yang telah tawar Jika masih begitu dan selamanya engkau tidak berkebyaran dalam gelap. Sinar-sinar hati perlahan redup—gelap menguasai tindakan itu di atas kesalahan Ibarat relung dan jeluk ke bawah tanah; yang kian bertambah silap, yang kian menjadi jati diri namun kewalahan  2025 …

Puisi

Oleh: Atena Hekmata Mellatena, Santri-Murid SMP Alam Nurul…

Puisi

Oleh: Abdul Jazid Al Ghifari, Santri-Murid Kelas XII…

Cerpen

Oleh: Nada Ichda Silcha, Santri-Murid Kelas VII SMP…