Pikiranbangsa.co, Semarang – Pengurus baru Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Semarang resmi dilantik bertepatan dengan peringatan Milad ke-79 organisasi tersebut. Momentum ini dimanfaatkan sebagai titik awal untuk memperkuat kaderisasi dan pengembangan ekonomi kreatif.
Ketua Umum HMI Cabang Semarang periode 2026–2027 Muhammad Nabil Mualif, S.Ag., dalam sambutannya menegaskan komitmen kepengurusan baru untuk segera bekerja.
“Kami tidak ingin berlama-lama dalam euforia pelantikan. Setelah ini, kami langsung fokus menjalankan program kerja, terutama penguatan kader dan pemberdayaan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Menurutnya, kaderisasi harus menjadi prioritas utama karena merupakan jantung organisasi. Ia menambahkan, “Kader HMI harus memiliki kapasitas intelektual yang kuat, integritas moral, dan kepekaan sosial terhadap persoalan umat dan bangsa.”
Selain penguatan kader, kepengurusan baru juga menaruh perhatian pada sektor ekonomi kreatif sebagai respons terhadap tantangan zaman.
“Mahasiswa tidak cukup hanya berdiskusi. Kita harus produktif dan mampu menciptakan peluang, termasuk melalui gerakan ekonomi kreatif,” katanya.
Sejumlah senior dan alumni yang hadir turut memberikan pesan kepada pengurus yang baru dilantik. Salah satu perwakilan alumni menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru tetap menjaga idealisme organisasi.
“HMI harus tetap kritis, independen, dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” tuturnya.
Milad ke-79 HMI yang menjadi latar pelantikan ini sekaligus menjadi momen refleksi perjalanan panjang organisasi sejak berdiri pada 5 Februari 1947. Dengan semangat pembaruan, HMI Cabang Semarang menegaskan kesiapan untuk memberikan kontribusi nyata bagi mahasiswa dan masyarakat.


















