Semarang, PikiranBangsa.co, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Dakwah berkolaborasi dengan HMI Komisariat FISIP UIN Walisongo Semarang menggelar Latihan Kader (LK) I pada 16-18 Oktober 2026. Kegiatan sakral perkaderan ini bertempat di Kantor DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Semarang, Jl. Simongan No. 16A.
Langkah kolaboratif ini menjadi momentum penting dalam mendekatkan mahasiswa dengan realitas dunia politik praktis. Kehadiran organisasi kemahasiswaan hijau-hitam di markas partai politik ini disambut hangat oleh jajaran pengurus partai, yang menilai bahwa kolaborasi lintas elemen sangat penting demi masa depan bangsa.
Ketua DPD PAN Kota Semarang, Dr. Mohammad Nasih, M.Si., menyatakan bahwa pihaknya sangat terbuka kepada seluruh organisasi kemahasiswaan yang ingin memanfaatkan fasilitas Kantor PAN untuk kegiatan positif. Ia menegaskan bahwa sarana publik partai politik sudah semestinya dioptimalkan sebagai wadah diskusi, belajar, dan menempa diri bagi generasi muda.
“Kami sangat terbuka bagi organisasi kemahasiswaan mana pun yang ingin menggunakan kantor PAN. Ini adalah rumah bersama untuk belajar,” ujar Mohammad Nasih yang juga adalah mantan aktivis HMI.
Melalui keterbukaan ini, Mohammad Nasih berharap para mahasiswa dapat mengikis stigma negatif dan memiliki mindset yang lebih terbuka mengenai dinamika partai politik. Menurutnya, pemahaman yang objektif sejak dini akan membantu mahasiswa melihat politik sebagai instrumen perjuangan demi kemaslahatan masyarakat luas, bukan sekadar perebutan kekuasaan.
“Kami ingin para mahasiswa memiliki pemikiran yang terbuka tentang partai politik. Dengan memahami realitas di lapangan, mereka nantinya diharapkan tertarik untuk benar-benar menjadi pengabdi bagi masyarakat, bangsa, dan negara, di mana salah satu jalannya bisa ditempuh melalui jalur politik,” tambahnya.
Kegiatan LK I yang menggabungkan dua komisariat di lingkungan UIN Walisongo ini diikuti oleh puluhan peserta secara khidmat. Selama pelatihan, para calon kader digembleng dengan berbagai materi ideologi, keorganisasian, serta wawasan kebangsaan untuk mencetak insan akademis, pencipta, dan pengabdi yang bernafaskan Islam, serta bertanggung jawab atas terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridlai Allah Swt..


















