Pikiranbangsa.co, Boyolali — Tiga mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga hari ini, Kamis (6/8), melaksanakan rangkaian kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Sekretariat DPRD Kabupaten Boyolali yang sudah berjalan kurang lebih satu bulan. Kegiatan ini menjadi ajang pembelajaran nyata bagi mahasiswa untuk memahami secara langsung dinamika kerja lembaga legislatif daerah, khususnya dalam bidang kehumasan, protokoler, dokumentasi, dan administrasi pemerintahan.
Dalam suasana penuh keseriusan, tim PPL yang terdiri dari Lukman Hakim Prasetyo (Ketua), serta dua anggota yakni Faza Azhari dan M. Abid Amrillah, dipercaya menjalankan sejumlah tugas penting di lingkungan DPRD Kabupaten Boyolali. Kehadiran mereka bukan sekadar observasi, melainkan turut berperan aktif mendukung jalannya kegiatan resmi dewan.
Sejak pagi, mahasiswa UIN Salatiga telah bergabung bersama Tim Sekretariat DPRD untuk mengikuti Rapat Paripurna. Sebagai bagian dari Tim Humas DPRD Kabupaten Boyolali, mereka bertugas menyusun notulen rapat, mendokumentasikan jalannya sidang melalui foto dan video, serta memastikan seluruh proses dapat dipublikasikan secara informatif kepada masyarakat. Aktivitas ini memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana komunikasi publik dijalankan oleh lembaga legislatif dalam menyampaikan hasil kerja kepada publik.
Tidak berhenti di situ, tim PPL juga dipercaya sebagai Tim Protokoler dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Panitia Khusus (Pansus) I. Agenda rapat kali ini membahas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 17 Tahun 2021 tentang Inovasi Daerah. Bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Boyolali, mahasiswa turut mengatur jalannya acara, memastikan tata tertib protokoler berjalan sesuai aturan, serta mendukung kelancaran komunikasi antara pimpinan dewan, anggota, dan peserta rapat.
Selain itu, tim mahasiswa KPI UIN Salatiga juga melaksanakan tugas administratif dengan menyerahkan berkas Naskah Akademik Ranperda tentang Pemilihan Kepala Desa kepada Badan Anggaran DPRD Kabupaten Boyolali. Penyerahan dokumen ini menjadi bagian penting dalam proses pembahasan rancangan peraturan daerah, sekaligus memperkenalkan mahasiswa pada mekanisme birokrasi dan tata kelola administrasi pemerintahan.
Kegiatan PPL ini memberikan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan. Bidang kehumasan, jurnalistik, dokumentasi, keprotokolan, hingga administrasi pemerintahan yang selama ini dipelajari di kelas, kini dapat dirasakan secara nyata di lapangan. Melalui keterlibatan langsung, mahasiswa belajar meningkatkan profesionalisme, kemampuan komunikasi, kerja sama tim, serta pemahaman mendalam mengenai tugas dan fungsi DPRD sebagai lembaga legislatif daerah.
Ketua tim PPL, Lukman Hakim Prasetyo, menyampaikan bahwa pengalaman ini menjadi bekal penting untuk menyiapkan diri menghadapi dunia kerja. “Kami merasa bangga dapat berkontribusi langsung dalam kegiatan DPRD. Ini bukan hanya praktik akademik, tetapi juga pembelajaran tentang tanggung jawab, etika, dan pelayanan publik,” ujarnya.
Kehadiran mahasiswa KPI UIN Salatiga di DPRD Kabupaten Boyolali melalui program PPL membuktikan bahwa sinergi antara dunia akademik dan lembaga pemerintahan mampu menciptakan ruang pembelajaran yang kaya manfaat. Dengan pengalaman ini, diharapkan mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat ketika kelak terjun ke dunia kerja. PPL menjadi jembatan penting yang menghubungkan kampus dengan realitas birokrasi, sekaligus menanamkan nilai profesionalisme dan pengabdian kepada bangsa.


















